Banyak pemilik bisnis yang bingung mengapa signage yang terpasang diabaikan pengunjung. Padahal konten signage dirasa sudah bagus. Hal ini sangat penting untuk dijawab karena dengan mengetahui penyebabnya, kita akan mudah menentukan langkah apa yang harus dilakukan.

Tindakan harus segera dilakukan agar performa promosi dengan signage dapat meningkat. Beberapa efek positif setelah tindakan antara lain:

  • Signage dapat menjangkau lebih banyak orang
  • Signage diperhatikan oleh banyak orang
  • Lebih banyak orang ter-brain storming dengan isi signage.

Alasan Mengapa Signage yang Terpasang Diabaikan Pengunjung

Walaupun kita merasa isi konten signage sudah merupakan konten terbaik yang kita buat, orang lain belum tentu berpikir yang sama. Bagi orang lain, isi konten yang kita buat bisa saja dianggap kurang menarik atau bahkan mengganggu. Selain itu, beberapa penyebab pengunjung mengabaikan signage yang sudah terpasang antara lain:

1. Desain pada Konten yang Membosankan

Desain signage yang monoton, minim warna kontras, atau terlalu ramai malah membuat mata pengunjung “lelah” dan tidak tertarik untuk melihat lebih lanjut. Signage yang efektif harus punya komposisi warna yang kuat, pemilihan font yang mudah dibaca, dan penempatan elemen visual yang seimbang. Desain yang menarik akan menciptakan kesan pertama yang kuat dan menggiring orang untuk berhenti memperhatikannya.

2. Penempatan yang Kurang Strategis

Lokasi pemasangan sangat menentukan efektivitas signage.
Sering kali, signage ditempatkan di area yang tidak sesuai jalur pandang utama pengunjung, atau bahkan tersembunyi di antara visual lain yang lebih dominan.
Pastikan signage berada di area dengan traffic tinggi, sejajar dengan garis mata, dan tidak tertutup elemen lain seperti tiang, pohon, atau barang dagangan.

3. Pesan yang Tidak Jelas

Signage dengan pesan yang terlalu panjang, ambigu, atau tidak langsung ke inti pesan membuat pengunjung kehilangan minat. Orang biasanya hanya punya beberapa detik untuk membaca signage—gunakan kalimat pendek, kata-kata kunci yang kuat, dan langsung ke poin utama. Signage yang efektif harus bisa dimengerti hanya dalam waktu kurang dari lima detik.

4. Tidak Relevan dengan Audiens

Kadang-kadang, isi signage terlalu umum atau tidak relevan dengan target pengunjung di lokasi tersebut. Misalnya, promosi produk anak muda dipasang di area yang mayoritas dikunjungi kalangan senior, tentu responsnya akan rendah. Penting untuk menyesuaikan gaya bahasa, desain, dan konten signage dengan karakteristik audiens yang lewat di area pemasangan.

5. Pilihan Signage yang Tidak Tepat

Jenis signage juga sangat penting. Signage biasa sudah semakin tergerus oleh penggunaan digital signage. Namun memilih digital signage juga tidak boleh sembarangan. Jenis signage, ukuran, dan spesifikasinya harus sesuai.

Tips Memilih Digital Signage yang Tidak Akan Diabaikan Pengunjung

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, digital signage adalah yang paling efektif dalam menyampaikan pesan saat ini. Namun memilih digital signage harus memperhatikan beberapa hal. Hal tersebut antara lain:

  • Resolusi (ketajaman dan kecerahan layar)
  • Ukuran layar
  • Ketahanan untuk penggunaan jangka panjang
  • Kemudahan dalam pengelolaan konten
  • Bentuk dan fitur pada digital signage

Untuk memastikan semua aspek ini terpenuhi, konsultasikan kebutuhan digital signage Anda bersama Indovisual. Tim Indovisual siap membantu Anda memilih tipe layar, resolusi, brightness, sistem kontrol, hingga desain konten yang paling cocok dengan karakter bisnis Anda. Kami memberikan solusi digital signage yang lebih eye-catching, lebih tahan lama, dan lebih efektif untuk meningkatkan visibilitas brand Anda.

Hubungi Indovisual sekarang juga untuk konsultasi gratis dan wujudkan digital signage yang membuat bisnis Anda lebih standout!

Demikianlah informasi mengapa signage yang terpasang diabaikan pengunjung terus menerus. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih.

Rate this post